AKSI NYATA 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM BERDAMPAK PADA MURID

 

PENGELOLAAN PROGRAM BERDAMPAK PADA MURID

Disampaikan oleh RENI YUNITA, S.Pd

PROGRAM KEGIATAN JUMPA BERKAH ( Jumat Pagi Bertaqwa,Infaq dan Sedekah )

https://youtu.be/NvbcSQGfX8E

1.PERISTIWA (FACT)

LATAR BELAKANG

Menumbuhkan karakter yang positif pada murid merupakan tantangan yang nyata bagi seorang pendik Di zaman yang semakin berkembang ini, semakin beragam pula tingkah laku serta masalah sosial yang terjadi dimasyarakat. Kemajuan teknologi yang tidak didukung dengan kontrol yang tepat, membawa murid pada kebiasaan kebiasaan yang sedikit banyaknya telah memberikan pengaruh negatif bagi mereka untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan kegiatan-kegiatan pembiasaan yang dapat menumbuhkan karakter yang positif pada murid, salah satunya yaitu kegiatan JUMPA BERKAH ( Jumat Pagi Bertaqwa,Infaq dan Sedekah )

Selain itu, kegiatan JUMPA BERKAH ( Jumat Pagi Bertaqwa,Infaq dan Sedekah )ini dilakukan pada setiap hari Jumat yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan pembelajaran keagamaan yang dapat membentuk nilai-nilai kepribadian siswa sesuai dengan profil pelajar pancasila seperti nilai-nilai mandiri bernalar kritis, beriman, bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia. Nilai tersebut sangat penting dimiliki murid karena akan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat.

 

ALASAN AKSI NYATA

Program ini merupakan program kegiatan yang berdampak pada murid, bermanfaat untuk membantu meningkatkan hal-hal sebagai berikut

1.      murid yang berkarakter dan religious

2.      rasa tanggung jawab terhadap apa yang menjadi kewajiban dari agama yang dipeluknya.

3.      Melatih rasa empati atau kepeduliaan terhadap sesama

4.      Melatih jiwa kepemimpinan dalam mengkoordinir sesama murid untuk bersedekah, dan kemampuan untuk menjadi imam dalam sholat

Adapun strategi pelaksanaanya yaitu Program JUMPA BERKAH dilaksanakan setap hari jumat pagi 20 menit sebelum proses pembelajaran di mulai. Dengan jadwal sebagai berikut :

• Sholat Dhuha berjamaah untuk kelas 1-6 setiap hari jumat

• Membaca alquran Bersama

• Melakukan sedekah seikhlasnya untuk kelas 1-6 beserta guru setiap hari jumat

 

PERENCANAAN AKSI NYATA

Sebelum kegiatan aksi nyata Program JUMPA BERKAH dilakukan, terlebih dahulu saya mendiskusikan. program tersebut dengan kepala sekolah, rekan guru, terutama guru agama yang secara langsung akan dilibatkan sebagai pelaksana.

Selain itu saya juga melibatkan semua warga sekolah untuk berdiskusi karena penting juga mempertimbangkan suara murid, pilihan murid dan kepemilikan murid. Karena bagaimanapun juga mereka merupakan student agency yang dapat diartikan sebagai kapasitas seseorang untuk mempengaruhi fungsi dirinya dan arah jalannya peristiwa melalui tindakan yang dibuatnya

KEPEMIMPINAN MURID

Selain mempertimbangkan aspek suara, pilihan dan kepemilikan pada murid, mereka juga dapat mendemonstrasikan student agency' ketika mereka mampu mengarahkan proses kegiatan mereka sendiri, membuat pilihan-pilihan, menyuarakan opini, mengajukan pertanyaan dan mengungkapkan rasa ingin tahu, berpartisipasi dan berkontribusi pada proses kegiatan, mengkomunikasikan pemahaman mereka kepada orang lain, dan melakukan tindakan nyata sebagai hasil proses belajarnya. Dalam kegiatan jumpa berkah ini mereka berhak memberikan pendapat tentang bagaimana program membawa pengaruh terhadap kebiasaan, dalam kegiatan, konsep acaranya seperti apa, bagaimana proses pelaksanannya, hingga bagaimana mengevaluasi hasil akhirnya.

 https://youtu.be/NvbcSQGfX8E

2. PERASAAN

Perasaan saya dalam menerapkan program kegiatan jumpa Berkah di UPTD SDN 1 Sumbon sangat semangat senang dan tentunya merasa bangga karena program kegiatan ini disambut baik oleh warga sekolah. Program ini juga langsung berdampak pada murid, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya Siswa  yang ikut serta dalam kegiatan Jumpa Berkah ini

Selain itu aspek kepemimpinan murid mulai dari aspek suara, aspek pilihan dan aspek kepemilikan pun dapat terealisasikan dengan baik sehingga menjadikan murid sebagai pemimpin bagi proses pembelajarannya sendiri, dan mereka pun mampu mengembangkan kapasitasnya dalam mengelola pembelajaran mereka sendiri, sehingga potensi kepemimpinannya dapat berkembang dengan baik.

 

3. PEMBELAJARAN (FINDINGS)

Pembelajaran yang saya dapatkan dari kegiatan Jumpa Berkah ini adalah, saya harus lebih memahami peran saya sebagai pendidik yaitu:

1. Mendampingi murid agar pengembangan potensi kepemimpinan mereka tetap sesuai dengan kodrat, konteks dan kebutuhannya:

2. Mengurangi kontrol kita terhadap mereka

Saya pun harus terus berusaha untuk membuat perencanaan kegiatan yang berkesinambungan dalam proses pembelajaran yang memiliki tujuan untuk menumbuhkan karakter yang posistif pada murid, dengan tetap melibatkan siswa dengan aspek suara, aspek pilihan dan aspek kepemilikannya, sehingga potensi kepemimpinannya dapat berkembang dengan baik.

 

 Namun demikian program ini tentu belum berjalan sepenuhnya sesuai harapan, kondisi ini saya gambarkan melalui format manajemen resiko seperti berikut ini

MANAJEMEN RESIKO

NO

Kemungkinan resiko yang terjadi

Ukuran rasio

Strategi pengendalian

 

(kecil, sedang, tinggi)

1

Tidak tepat waktu

Kecil

Bekerja sama dengan walikelas untuk mengingatkan siswanya dalam bentuk pengumuman yang dishare ke setiap grup WA kelas

2

Cuaca tidak mendukung

Kecil

Antisipasi tempat

3

Kendala teknis (mati lampu)

Kecil

Mempersiapkan pengeras suara cadangan

4

Antusias siswa

Kecil

Kerjasama antara tim dan osis dalam mengkondisikan siswa

 


4. HARAPAN (FUTURE)

Harapan untuk kedepannya adalah, program Jumpa Berkah ini menjadi program unggulan yang berdampak pada murid dan dapat menjadi budaya positif disekolah, kemudian dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan pada tuhan yang maha esa Melalui program Jumpa Berkah juga murid dapat memposisikan dirinya sebagai student agency yang mampu membuat pilihan-pilihan, menyuarakan opini, mengajukan pertanyaan dan mengungkapkan rasa ingin tahu, berpartisipasi dan berkontribusi, mengkomunikasikan pemahaman mereka kepada orang lain, dan melakukan tindakan nyata sehingga potensi kepemimpinannya dapat berkembang dengan baik. Selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberlanjutan program untuk lebih meningkatkan kualitasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artikel 3.1 Memahami makna hubungan simbol dengan sila-sila Pancasila

LAPORAN PELAKSANAAN DISEMINASI